Tiga Fokus Utama OKU Timur
Polres dan Lintas Sektoral Gelar Kesiapan 12 Hari Pengamanan Akhir Tahun
Martapura, 10 Desember 2025 — Demi menjamin keamanan dan kenyamanan masyarakat selama perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), Polres OKU Timur menggelar Rapat Koordinasi Lintas Sektoral yang dipimpin oleh Kapolres AKBP ADIK LISTIYONO, S.I.K., M.H. Rakor ini menjadi forum penting untuk menyamakan persepsi dan menyusun strategi bersama antara kepolisian, pemerintah daerah, dan instansi pendukung lainnya.
Kapolres AKBP Adik Listiyono menyoroti tiga isu krusial yang memerlukan atensi serius: kesiapan Operasi Lilin Musi 2025, antisipasi kelangkaan BBM, dan mitigasi risiko bencana alam seperti banjir dan longsor akibat curah hujan tinggi. “Ini adalah tugas kita bersama. Kita harus memastikan seluruh masyarakat dapat merayakan Nataru dengan aman dan terkendali,” tegasnya.
Dukungan penuh datang dari Pemkab OKU Timur, diwakili Asisten III SUTRISNO, S.E., yang memastikan kesiapan sarana prasarana dan logistik untuk menyokong operasi.
Strategi Pengamanan di Lapangan
Operasi Lilin Musi 2025 akan berlangsung selama 12 hari, mulai tanggal 22 Desember 2025 hingga 02 Januari 2026.Pencegahan Kriminalitas dan Lalin: Kasat Lantas mengidentifikasi titik rawan macet di Belitang (Jalan Gumawang) dan meminta perbaikan jalan rusak, terutama di Lintas Sumatera. Sementara Kasat Intelkam berfokus pada deteksi dini potensi ancaman (PG, AG, GN) dan pencegahan tindak pidana 3C (Curas, Curat, Curanmor) serta pembegalan selama periode liburan.
Pos Gabungan: Polres OKU Timur akan menyiapkan 4 Pos Kepolisian (2 Pos Pengamanan dan 2 Pos Pelayanan) yang dijaga gabungan personel dari TNI, Sat Pol PP, Dishub, Dinkes, Senkom, dan BPBD.
Layanan Bencana dan Kesehatan Siaga 24 Jam
Aspek mitigasi bencana menjadi prioritas mengingat curah hujan yang tinggi. Irigasi Bendungan Perjaya telah membentuk Satgas Banjir untuk memonitor dan mengatur debit air demi mencegah bencana di wilayah Belitang dan Komering. Dinas Sosial melalui Tagana dan BPBD juga menyatakan kesiapan personel dan dukungan logistik.
Di bidang layanan publik:
Dinas Kesehatan menyiapkan 24 Puskesmas sebagai rest area dan layanan cek kesehatan gratis, didukung tenaga medis dan ambulans yang siaga.
Dinas PUTR berkomitmen untuk segera membantu perbaikan jalan rusak.
Disperindag akan terus mengontrol stok kebutuhan pokok (bapokting) dan mengendalikan inflasi menjelang pergantian tahun.

Rapat koordinasi ini menghasilkan keputusan penting untuk membentuk Satgas Khusus Mitigasi Bencana dan membuat Grup WhatsApp Lintas Sektoral sebagai saluran komunikasi darurat untuk menjamin fast response dalam penanganan bencana. Dengan sinergi yang kuat ini, OKU Timur siap menghadapi tantangan Nataru dan potensi bencana akhir tahun.









