’Standby’ di Jalur BK 8 – BK 9, IPDA Krisna Sandi Pastikan Ruang Gerak Pelaku BALI Terkunci
Ketika sebagian besar warga Belitang mulai terlelap di Sabtu malam (07/02), jajaran Polsek Belitang I justru meningkatkan intensitas pengamanan. Di bawah komando langsung Kanit Reskrim IPDA Krisna Sandi, tim gabungan lintas fungsi bergerak menyisir aspal Jalan Raya Belitang guna memburu potensi gangguan kamtibmas, khususnya aksi balap liar dan kejahatan jalanan.
Sinergi Lintas Unit di Titik Rawan
Operasi yang dimulai pukul 23.30 WIB ini diawali dengan apel kesiapan untuk memetakan strategi “hunting”. Tim yang terdiri dari personel Samapta, Binmas, dan Reskrim ini langsung diterjunkan ke titik-titik krusial yang kerap dijadikan arena adu kecepatan ilegal, yaitu:
- Jalan Raya Belitang BK 8 Desa Sumbersuko Jaya
- Jalan Raya Belitang BK 9 Desa Mojosari
Hasil Giat: Sabtu Malam Tanpa Deru Knalpot Brong
Melalui metode standby di lokasi-lokasi potensial, kehadiran polisi berseragam maupun berpakaian preman berhasil meredam niat para remaja untuk melakukan aksi balap liar (BALI).
”Kehadiran kami di lapangan bertujuan untuk memberikan efek jera sekaligus memastikan keselamatan pengguna jalan lainnya. Hasil pantauan dini hari ini menunjukkan situasi nihil dari aksi balapan maupun pelanggaran sajam,” tegas IPDA Krisna Sandi.
Hingga pukul 02.00 WIB hari Minggu, situasi di wilayah hukum Polsek Belitang I dipastikan aman, tertib, dan jauh dari gangguan aksi 3C (Curas, Curat, Curanmor).









