Sinergitas Unit Opsnal dan Sat Lantas Berhasil Wujudkan Keamanan dan Ketertiban di Jalur Lintas
Belitang – Kepolisian Sektor Belitang I terus memperkuat pengamanan wilayah melalui program patroli KRYD sebagai langkah strategis dalam menjaga stabilitas kamtibmas pada jam rawan. Pada hari Minggu dini hari, tim gabungan yang terdiri dari Unit Intelijen, Operasional Reskrim, serta personel piket Sat Lantas Polres OKU Timur diterjunkan untuk mengamankan jalur utama Kecamatan Belitang. Langkah ini diambil guna merespon dinamika keamanan di lapangan serta memberikan jaminan keselamatan bagi pengguna jalan dari ancaman aksi balap liar dan tindak kejahatan 3C seperti pencurian dengan pemberatan, pencurian dengan kekerasan, dan pencurian kendaraan bermotor.
Dalam pelaksanaan tugas tersebut, personel kepolisian menyisir titik titik kumpul yang sering dijadikan ajang berkumpulnya para pemuda guna mengantisipasi penggunaan knalpot yang tidak sesuai standar serta aksi ugal ugalan di jalan raya. Kehadiran fisik aparat kepolisian di tengah malam ini bertujuan untuk memberikan perlindungan maksimal bagi warga luas. Petugas menekankan pentingnya peran serta masyarakat dalam memberikan informasi cepat melalui koordinasi dengan bhabinkamtibmas jika ditemukan adanya indikasi gangguan ketertiban umum. Melalui patroli yang terintegrasi ini, diharapkan kesadaran masyarakat dalam mematuhi aturan hukum semakin meningkat demi keselamatan bersama.
Laporan harian kepolisian mengonfirmasi bahwa seluruh rangkaian kegiatan patroli hunting berakhir dengan kondisi yang kondusif tanpa adanya kejadian menonjol. Tidak ditemukan adanya barang berbahaya maupun aktivitas yang melanggar hukum selama personel bersiaga di lapangan. Polsek Belitang I menghimbau kepada para orang tua agar lebih memperhatikan pergaulan putra putrinya sehingga tidak terlibat dalam aksi balap liar yang membahayakan nyawa. Dengan berakhirnya penugasan pada pukul 02.00 WIB, wilayah hukum Belitang I dipastikan tetap terjaga keamanannya, memberikan rasa tenang bagi seluruh lapisan masyarakat yang bermukim di sepanjang jalur lintas utama.









