Cooling System Kapolres OKU Timur di Belitang Pastikan Situasi Kamtibmas Tetap Kondusif
Belitang – Kepolisian Resor OKU Timur terus mengintensifkan program cooling system melalui kegiatan keagamaan guna memastikan situasi di tingkat akar rumput tetap stabil dan jauh dari konflik. Pada Jumat siang, Kapolres OKU Timur AKBP Adik Listiyono S.I.K M.H turun langsung ke wilayah hukum Polsek Belitang I untuk melaksanakan ibadah jumat sekaligus berdialog dengan tokoh agama di Desa Gumawang. Langkah ini diambil sebagai bentuk respon kepolisian dalam memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya menjaga lingkungan masing masing dari potensi konflik sosial serta menghindari penyebaran informasi yang tidak akurat terkait kondisi global yang tengah terjadi saat ini.
Didampingi oleh jajaran pejabat utama polres dan kapolsek setempat, Kapolres memberikan penjelasan mengenai ketersediaan energi nasional di tingkat daerah. Petugas memastikan bahwa stok bbm dan gas lpg untuk wilayah Belitang dan sekitarnya masih dalam batas aman, sehingga masyarakat diminta untuk tetap beraktivitas secara normal tanpa perlu melakukan penimbunan barang. Edukasi ini dilakukan untuk menjaga stabilitas ekonomi daerah agar tidak terganggu oleh spekulasi pasar yang dipicu oleh kekhawatiran berlebihan. Kehadiran para perwira menengah polri ini juga dimanfaatkan untuk mengajak tokoh masyarakat dan ulama agar bersama sama menjadi garda terdepan dalam menjaga persatuan nasional.
Laporan harian kepolisian mengonfirmasi bahwa jalannya kegiatan di Masjid Agung At-Taqwa tersebut terlaksana dengan sukses dan tertib. Sinergi antara kepolisian, ketua masjid H Muhson, serta imam masjid Ustad H Abdus Syukur memperlihatkan hubungan yang harmonis dalam menjaga ketertiban umum. Pihak kepolisian berkomitmen untuk terus meningkatkan frekuensi dialog seperti ini guna menyerap aspirasi warga secara langsung. Dengan berakhirnya rangkaian kegiatan jumat tersebut, situasi di wilayah hukum Belitang I dilaporkan berada dalam kondisi yang sangat aman dan terkendali di bawah pengawasan aparat penegak hukum yang berdedikasi tinggi.









