OKU TIMUR, RETAMA NEWS – Ancaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) senantiasa mengintai, terutama saat kondisi cuaca mulai mengering. Memegang prinsip bahwa mencegah jauh lebih efektif daripada memadamkan, jajaran Kepolisian Sektor (Polsek) Cempaka terus membuktikan komitmennya untuk menjaga wilayah hukumnya dari ancaman kabut asap, tanpa mengenal hari libur.
Pada hari Sabtu (02/05/2026), terhitung sejak pukul 08.00 WIB hingga 18.00 WIB, personel Polsek Cempaka melaksanakan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) khusus Pencegahan dan Penanggulangan Karhutla. Sepanjang hari libur nasional tersebut, petugas sukses merampungkan total 14 (empat belas) giat operasi preventif di lapangan.
Rangkaian kegiatan gencar ini berfokus secara penuh pada langkah edukasi, sosialisasi, dan deteksi dini guna membangun kesadaran kolektif masyarakat. Adapun rincian dari ke-14 kegiatan tersebut meliputi pelaksanaan Patroli Terpadu di area rawan sebanyak 5 giat, penyebaran Maklumat Kapolda Sumsel tentang Larangan Karhutla sebanyak 4 giat, penyuluhan dan sosialisasi langsung kepada warga pemiliki lahan sebanyak 4 giat, serta pemasangan spanduk peringatan di 1 titik strategis.
Kapolsek Cempaka, AKP Romi F. AR., M.H., menegaskan bahwa edukasi yang dilakukan secara terus-menerus adalah kunci utama untuk menekan angka Karhutla hingga titik terendah.
”Meski bertepatan dengan hari libur, anggota kita tetap turun menyambangi warga dan pekebun. Melalui 14 kegiatan preventif hari ini, kami terus mengajak dan mengedukasi masyarakat agar meninggalkan kebiasaan membuka lahan dengan cara dibakar. Edukasi ini penting karena pembakaran lahan secara sengaja dapat diancam dengan sanksi pidana yang tegas,” ujar Kapolsek.
Berkat upaya pencegahan yang konsisten serta sinergitas yang terbangun baik dengan masyarakat, situasi kewilayahan Polsek Cempaka terpantau sangat kondusif. Berdasarkan pemantauan dan laporan di lapangan hingga Jumat petang, tidak ditemukan adanya titik panas (Nihil Hotspot) maupun titik api, sehingga tidak ada kegiatan pemadaman maupun penegakan hukum (Gakkum) yang harus dilakukan.
”Alhamdulillah, situasi hari Jumat ini terpantau Zero Hotspot. Kondisi nihil kebakaran ini tentunya adalah hasil dari kerja keras bersama antara aparat dan kesadaran masyarakat Cempaka. Kami akan terus mempertahankan intensitas patroli dan sosialisasi ini,” tambah AKP Romi.
Hingga seluruh rangkaian kegiatan penanggulangan Karhutla ditutup pada pukul 18.00 WIB, situasi keamanan dan ketertiban di wilayah Kecamatan Cempaka dilaporkan berjalan dengan sangat aman, tertib, dan terkendali.

