OKU TIMUR, RETAMA NEWS – Cuaca yang tidak menentu menuntut kewaspadaan ekstra. Jajaran Kepolisian Sektor (Polsek) Cempaka terus mengintensifkan langkah mitigasi bencana alam guna meminimalisir risiko bagi masyarakat.
Pada hari ini, Selasa (13/01/2026), hingga pukul 10.10 WIB, personel Polsek Cempaka melaksanakan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) khusus penanggulangan bencana alam di wilayah hukumnya.
Giat ini dipimpin oleh Bripka Dedi D. bersama dua personel lainnya. Tim bergerak menyasar titik-titik rawan bencana dengan melakukan serangkaian tindakan mitigasi dan pencegahan.
Mitigasi di Jalur Rawan Longsor Salah satu fokus utama petugas adalah keselamatan pengguna jalan. Tim melakukan pemasangan rambu-rambu peringatan di titik jalan yang rawan longsor. Selain memasang tanda fisik, petugas juga memberikan himbauan langsung kepada pengendara yang melintas agar ekstra hati-hati dan mengurangi kecepatan saat melewati area tersebut.
“Kami pasang rambu agar pengendara sadar ada potensi bahaya, sehingga mereka bisa lebih waspada,” ujar Bripka Dedi di lokasi.
Pantau Debit Sungai Komering Mengantisipasi bahaya banjir, petugas juga melakukan pengecekan langsung terhadap debit air Sungai Komering. Tim memantau ketinggian air dan memberikan peringatan dini (early warning) kepada warga yang bermukim di bantaran sungai agar selalu waspada jika air tiba-tiba naik.
Spanduk himbauan waspada bencana juga dipasang di titik-titik strategis, dibarengi dengan patroli terpadu dan kegiatan sambang desa untuk memberikan edukasi langsung kepada warga.
Situasi Aman Terkendali Hingga berita ini diturunkan pada pukul 10.10 WIB, hasil pemantauan menunjukkan situasi NIHIL BENCANA. Tidak ada kejadian bencana alam, korban jiwa, maupun kerugian harta benda yang dilaporkan.
Kapolsek Cempaka, AKP Romi Fitrayansyah, S.H., menegaskan bahwa koordinasi dengan instansi terkait terus dilakukan sebagai bentuk kesiapan menghadapi segala kemungkinan. “Patroli dan edukasi ini adalah upaya jemput bola kami agar masyarakat siap dan risiko bencana bisa ditekan sekecil mungkin,” tegasnya.









