Personel Gabungan Disiagakan di SPBU 24.321.64 Mojosari guna Antisipasi Antrean Panjang
OKU TIMUR – Menindaklanjuti kebijakan pemerintah terkait penyesuaian harga Bahan Bakar Minyak (BBM) non-subsidi, jajaran Polsek Belitang I bergerak cepat melakukan monitoring dan pengamanan di objek vital. Pada Sabtu (18/04/2026), personel gabungan memastikan situasi di SPBU 24.321.64 yang terletak di BK IX, Desa Mojosari, tetap aman dan terkendali.
Langkah preventif ini dilakukan berdasarkan Surat Perintah Kapolres OKU Timur Nomor: Sprin / 360 / IV / PAM.3. / 2026. Sebanyak tujuh personel lintas unit, mulai dari jajaran Polsek Belitang I, Polsek BMT, Sat Lantas, hingga Provost, diterjunkan langsung ke lapangan untuk memantau aktivitas pengisian bahan bakar.
Hasil Pantauan Lapangan: Arus Kendaraan Lancar
Berdasarkan hasil pemantauan di lokasi pukul 14.00 WIB, tidak terlihat adanya antrean panjang baik dari kendaraan roda dua maupun roda empat. Situasi operasional SPBU terpantau berjalan normal seperti hari-hari biasanya.
”Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan situasi Kamtibmas tetap terjaga pasca penyesuaian harga BBM non-subsidi, sehingga masyarakat merasa nyaman dan tidak terjadi kepanikan atau antrean yang mengular,” ujar salah satu personel di lokasi.
Update Stok BBM di SPBU BK IX
Pihak kepolisian juga melakukan koordinasi dengan Supervisor SPBU, Novi, terkait ketersediaan stok BBM. Hingga berita ini diturunkan, berikut adalah rincian stok yang tersedia:
- Pertalite: Nihil (Menunggu pengiriman rutin)
- Pertamax: 5.375 Liter
- Pertamina Dex: 902 Liter
Pihak SPBU menyebutkan bahwa distribusi BBM dilakukan secara berkala setiap dua hari sekali guna memenuhi kebutuhan masyarakat di wilayah Belitang I dan sekitarnya.









