Kronologi Musim Bermain yang Berujung Tragedi
Suasana Minggu pagi di Desa Pujorahayu, Kecamatan Belitang, berubah menjadi duka mendalam. Seorang anak laki-laki bernama Arpin Sanjaya (6) dilaporkan meninggal dunia setelah tenggelam di sebuah kolam budidaya ikan nila pada Minggu (01/03/2026) sekira pukul 11.00 WIB.

Peristiwa naas ini bermula ketika korban bersama empat orang temannya bermain di area kolam milik Sdr. Budi yang saat itu sedang kosong. Diduga karena tergiur ingin menangkap ikan, korban masuk ke dalam kolam sedalam 110 cm tersebut. Mengetahui korban tenggelam, teman-temannya segera meminta pertolongan warga sekitar. Sdr. Arif Munandar, salah satu warga yang berada di lokasi, langsung menolong dan melarikan korban ke RS Taqwa Belitang menggunakan kendaraan roda empat. Namun sayang, nyawa korban tidak tertolong.
Respon Cepat Polsek Belitang I dan Olah TKP
Mendapat laporan dari perangkat desa, personil piket Polsek Belitang I segera menuju lokasi kejadian di Desa Pujorahayu untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Petugas melakukan serangkaian tindakan kepolisian, mulai dari mengamankan area kolam, memeriksa saksi-saksi, hingga mendatangi keluarga korban serta pemilik lahan kolam.
Pihak keluarga, dalam hal ini orang tua korban, Sdr. Siswanto, menyatakan telah menerima kejadian ini sebagai musibah murni. Berdasarkan informasi terakhir, jenazah korban akan dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Desa Pujorahayu.

