Semangat Toleransi dalam Pengamanan Hari Raya Paskah
Suasana sejuk menyelimuti Desa Tegal Rejo saat ratusan jemaat memadati Gereja Santa Maria Tak Bernoda untuk merayakan Paskah 2026. Kehadiran personel kepolisian di gerbang gereja memberikan ketenangan tersendiri bagi warga yang hendak beribadah.
Kapolsek Belitang I, AKP Johan Syafri, S.E., menegaskan bahwa kehadiran Polri adalah untuk memastikan setiap warga negara dapat menjalankan ibadahnya dengan tenang dan nyaman.
Pemeriksaan Humanis Sebelum Peribadatan
Petugas yang berjaga, di antaranya Aiptu Ahmadi, Aiptu Sugiarto, hingga Briptu Rio Okta S, melakukan pengecekan area secara menyeluruh namun tetap humanis.
Sterilisasi Area: Memastikan setiap sudut gereja bebas dari benda mencurigakan.
Pemeriksaan Barang: Dilakukan dengan sopan saat jemaat mulai memasuki area gereja.
Pengaturan Arus: Mengatur kendaraan jemaat agar tidak terjadi penumpukan di jalan raya.
Pesan Kedamaian dari Mimbar Gereja
Di dalam gereja, Romo Yoseph Amirullah, SCJ mengajak jemaat untuk menjadi pribadi yang lebih saleh dan manusiawi. Pesan damai ini selaras dengan kondisi keamanan yang terjaga ketat di luar gedung berkat kerja sama antara Polsek Belitang I dan Sat Brimob Polda Sumsel. Perayaan tahun ini menjadi bukti nyata kuatnya koordinasi keamanan di wilayah hukum Belitang I.









