Cegah Risiko Banjir Personel Polsek Belitang I Pantau Debit Air Sungai di Desa Gedung Rejo
Langkah Mitigasi Dini Dilakukan Guna Pastikan Keselamatan Warga di Bantaran Sungai Belitang
Belitang – Dalam upaya meminimalisir risiko akibat bencana alam serta menjamin keselamatan masyarakat, jajaran Polsek Belitang I Polres OKU Timur melaksanakan kegiatan mitigasi dan monitoring pada Sabtu malam, 25 April 2026. Kegiatan yang dimulai sejak pukul dua puluh dua nol nol waktu indonesia barat ini difokuskan pada pemantauan aliran sungai di wilayah Desa Gedung Rejo yang memiliki potensi kerawanan saat curah hujan meningkat. Langkah proaktif ini merupakan bagian dari operasional rutin kepolisian dalam memetakan risiko bencana di wilayah hukum Polsek Belitang I guna memberikan perlindungan maksimal bagi seluruh warga Kabupaten OKU Timur secara berkelanjutan.
Tim yang diawaki oleh Aiptu Tandian, Aipda Anderi Alfani SE, dan Bripka Kuspiri melakukan pengecekan langsung terhadap ketinggian debit air sungai guna memastikan status keamanan lingkungan tetap terjaga. Selain melakukan pemantauan air, petugas juga memasang spanduk himbauan serta rambu peringatan di titik titik jalan yang memiliki indikasi kerawanan longsor agar pengendara yang melintas di malam hari dapat lebih waspada. Kehadiran personel di lapangan bertujuan untuk memberikan rasa aman sekaligus memastikan jaring pengaman bencana tetap berfungsi dengan baik sebagai bentuk deteksi dini terhadap ancaman banjir maupun pergeseran tanah.
Hingga rangkaian kegiatan berakhir, petugas melaporkan bahwa situasi di seputaran aliran sungai Belitang Desa Gedung Rejo terpantau dalam keadaan yang aman dengan status nihil kejadian bencana. Polsek Belitang I secara konsisten terus menjalin koordinasi dengan berbagai instansi terkait guna memperkuat sistem peringatan dini di tingkat kecamatan agar penanganan dapat dilakukan secara cepat dan tepat. Seluruh rangkaian tugas kemanusiaan malam hari ini berjalan dengan lancar sebagai wujud dedikasi polri dalam menjaga ketenangan masyarakat dari potensi gangguan alam yang dapat timbul sewaktu waktu.








